ironi | erick room@greenhost hotel

years 2013

ironi | erick room @greenhost boutique hotel | image courtesy of greenhosthotel.com

Project greenhost boutique hotel prawirotaman adalah pengalaman yang sangat berarti buat saya..
dimana saya bisa bekerja sama dengan orang2 yang 1 visi/misi dengan saya .. satu style,satu passion sehingga mudah buat saya beradaptasi.

Sebelumnya saya memang sudah jemu..melihat suasana hotel yang ‘melulu’.. menjanjikan kemewahan,
luxury . . terkadang saat terbentur dengan budget jadi tampak ‘aneh’ karena ‘maksa’ untuk tampil mewah..
kenapa gak jujur aja,apa adanya aja . .

Sampai saat saya bertemu dengan co-owner greenhost sekaligus aktor utamanya,Paulus Mintarga . .
yang bersedia memberi saya ruang untuk berekspresi..senang sekali!
Matur nuwon Pak!..

Konsep dan Ide yang saya ‘tawarkan’ adalah hal2 yang selama ini saya geluti dan jadi prinsip saya saat mendesain,
yakni :

> menggunakan recycle material dan mix material apapun yang saya mau dan suka
> menampilkan material apa adanya
> memperlakukan material dengan ‘benar’ sesuai karakternya
> menggunakan sesederhana mungkin peralatan kerja
> dan opsi khusus untuk tidak menggunakan skill pertukangan yang terlalu tinggi,
sehingga semua orangpun bisa membuatnya..tanpa harus tukang kayu.

let it be material

Hal-hal yang saya sebutkan diatas amat berpengaruh atas terjadinya ‘green design’ yang jadi topik utama project greenhost.

Selanjutnya,tentang tampilan visual..
saya terinpirasi film Terminator . . dimana pd suatu adegan,sang terminator terseret kendaraan hingga terkelupas
sebagian kulit manusianya..sehingga tampak rangka cyborgnya..

inspire by

Selebihnya..karena disini saya tidak sedang mendesain produk saja . . tp juga interior . .
saya berusaha mendesain furniturenya untuk memberi kesan luas dan lega dengan tetap berpegang pada grand desain dan konsepnya,
seperti meja panjang multifungsi dengan konstruksi cantilever,membuat ruang terasa lega karena tidak ada gangguan dari kaki.

cantilever desk

Kaki ranjang dari besi,tampak ringan dan ‘floating look’..
memadukan besi dengan kayu bukan semata-mata untuk kesan industrial,karena saya benar2 bukan market follower . .tapi karena ‘kebutuhan desain’ . .

single bed simulation | ‘the half bed’

ranjangnya adalah 2 jadi satu yang suatu waktu bisa di pisah jadi 2 lagi,dan saya desain mengacu pada desain saya sebelumnya yakni ‘the half bed’,
dimana saat ranjang ranjang di tempelkan dinding maka ada efek visual seolah ranjang tersebut keluar dari dalam dindingnya.

Lihat implementasinya . . dan enjoy the hotel! . . 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *